a) Mencuri dari chatroom. Meskipun nama dan alamat email asali kita tidak tertera di layar, para pengirim spam memiliki program yang dapat mencari tahu alamat email dari user name yang digunakan pengguna di chatroom tersebut.
b) Dictonary attack, metode ini akan mengirim email ke sembarang nama, termasuk variasinya. Contohnya, mengirim ke Eko@yahoo.com, Eko@hotmail.com, Ekoabc@yahoo.com, eko123@hotmail.com, dan beberapa variasi dalam username ‘Eko’. Meskipun hanya sebagian kecil email yang disampaikan ke sasaran bagi mereka itu merupakan sebuah keberhasilan. Sekali lagi mereka tidak mengeluarkan banyak biaya untuk itu.
c) Melakukan variasi judul dan isi email, salah satu patokan program filter email adalah mendeteksi kata-kata yang sering digunakan oleh spam. Contohnya adalah viagra, porn, great offer dan kata-kata sejenisnya, namun para pengirim spam tidak kalah cerdik dengan menambah karater aneh di antara kata-kata tersebut. Contohnya viagra ditulis V-i-a-g-r-a, atau p0rn (menggunakan angka 0 dan bukan huruf o), dengan begitu spam tersebut lolos dari hadangan filter email.


No comments:
Post a Comment